Mappacci

Dua bulan yg lalu saya pulang ke Palembang krn sahabat saya menikah. Yup, waktu kuliah di Unsri, saya punya 2 sahabat cewek. Yang pertama, Nani, udah nikah satu bulan sebelum yang kedua. Yang kedua, Untari, nikah satu bulan setelah yang pertama. Loh kok jd njelimet gini hehe. Jadi Nani nikah bulan Maret, Untari bulan April. Karena Nani resepsi di Jakarta jd saya ga perlu pulang, sementara Untari, akad dan resepsi di Palembang jd saya mesti pulang. Perasaannya gimana Ida? Ya sueneng dunk sahabat nikah. Nikah itu kan ibadah. Ah masak? Ga sedih ato minder gitu jd satu2nya yg msh lajang? Ya enggak la, saya hepi kl sahabat2 saya hepi, i can feel their happiness, really!

Nah, singkat cerita pulanglah saya ke Palembang. Jumat malem saya ke rumah Uun. Disana akan dilaksanakan tradisi melepas lajang, Mapacci namanya. Oh iya, ibunya Uun kebetulan berasal dari Sulawesi Selatan jd mulai dari kedua kakaknya, selalu dilaksanakan tradisi ini.

Upacara adat mappaci dilaksanakan pada waktu menjelang acara akad nikah/ijab kabul keesokan harinya. Sebelum acara mappaci dimulai, calon mempelai dipersilakan menuju pelaminan. Pelaminan dengan dua orang pendamping. Mereka duduk di dalam pelaminan yang bertahtahkan kain emas.

di pelaminan

di pelaminan

Upacara mapacci adalah salah satu upacara adat Bugis yang dalam pelaksanaannya menggunakan daun pacar atau Pacci. Sebelum kegiatan ini dilaksanakan biasanya dilakukan dulu dengan khatam Al-Quran. Daun pacci ini dikaitkan dengan kata paccing yang maknanya adalah kebersihan dan kesucian. Dengan demikian pelaksanaan mappaci mengandung makna akan kebersihan raga dan kesucian jiwa.

Khatam Alquran

Khatam Alquran

Dalam pelaksanaan mappacci disiapkan perlengkapan yang kesemuanya mengandung arti makna simbolis seperti:

  • Sebuah bantal atau pengalas kepala yang diletakkan di depan calon pengantin, yang memiliki makna penghormatan, martabat, atau kemuliaan. Dalam bahasa bugis berarti mappakalebbi.
  • Sarung sutera 7 lembar yang tersusun di atas bantal yang mengandung arti harga diri.
  • Di atas bantal diletakkan pucuk daun pisang yang melambangkan kehidupan yang berkesinambungan dan lestari.
  • Di atas pucuk daun pisang diletakkan pula daun nangka sebanyak 7 atau 9 lembar sebagai permakna harapan atau menasa.
  • Sebuah piring yang berisi wenno yaitu beras yang disangrai hingga mengembang sebagai simbol berkembang dengan baik.
  • Patti atau lilin, yang bermakna sebagai suluh penerang. Juga diartikan sebagai simbol kehidupan lebah yang senantiasa rukun dan tidak saling menganggu.
  • Daun pacar atau pacci, sebagai simbol dari kebersihan dan kesucian. Penggunaan pacci ini menandakan bahwa calon mempelai telah bersih dan suci hatinya untuk menempuh akad nikah keesokan harinya dan kehidupan selanjutnya sebagai sepasang suami istri hingga ajal menjemput. Daun pacar atau pacci yang telah dihaluskan ini disimpan dalam wadah bekkeng sebagai permaknaan dari kesatuan jiwa atau kerukunan dalam kehidupan keluarga dan kehidupan masyarakat.

Pernik Pacci

Pernik Pacci

Acara mappaci dimulai dengan mengundang satu per satu tamu yang telah ditetapkan. Mereka diminta mengambil sedikit daun pacci yang telah dihalusakan dan diletakkan di telapak tangan calon mempelai, sambil seorang ibu yang mendampingi calon mempelai. Tamu yang diminta untuk meletakkan pacci biasanya adalah orang-orang yang mempunyai kedudukan sosial yang baik dan mempunyai kehidupan rumah tangga yang bahagia. Semua ini mengandung makna agar calon mempelai kelak di kemudian hari dapat hidup bahagia seperti mereka yang meletakkan pacci di atas tangannya.

Pacci dari Keluarga

Pacci dari Keluarga

Setelah semua tamu meletakkan pacci maka seluruh hadirin bersama-sama mendoakan semoga calon mempelai direstui oleh yang maha kuasa agar kelak keduanya dapat menjadi suri tauladan karena martabat dan harga dirinya yang tinggi. Selesai sudah acara adat khas Bugis ini. Saatnya foto2…..

Calon Penganten dan Bakal Calon Penganten hehe

Calon Penganten dan Bakal Calon Penganten hehe

PS: skrg sahabat saya ini udah hamil 6 minggu loh.. whuaaa congrats ya Un.. tokcer dah! ntar ilmunya disharing ya hahaha :mrgreen:

A Trip To Palu

Minggu kmrn selesai maghriban di mushola kantor saya ngobrol dgn ibu wakadiv yg dulu kabag di divisi saya sebelumnya. Saat itu beliau baru ngeh kalo saya udah pindah ke divisi tetangganya si ibu. Kemudian si ibu meminta saya buat bantu mengajar EDC di kanca, terkait implementasi EDC ke unit kerja. Ya udah besoknya si ibu sms kadiv saya minta ijin buat mengikutsertakan saya dan sm pak bos dikasi. Alhamdulillah. Kebetulan tugas2 di kantor bisa saya selesain di satu hari sebelum berangkat. Persiapan mengajar tentu saja singkat sekali, ga hanya EDC ternyata, ada juklak yg mesti saya pelajari, ada bahan yg mesti saya ketahui, tp saya pikir ini kesempatan bagus bagi saya untuk belajar perform di depan audience. Oh iya, saya ngajarnya di Kantor Cabang Palu, sebagai salah satu meeting point dari bbrp Kantor Cabang lain, ada dari Poso, Parigi, Toli-Toli, dan Luwuk. Hehe keren ya perusahaan saya, cabangnya ada dimana2, itu belum Kantor Cabang Pembantu dan Kantor Unit yg jumlahnya hampir 5000 di seluruh negeri.

Ini perjalanan pertama saya ke Pulau Sulawesi, sekaligus yg paling jauh. Tadinya saya ditawarin ke Biak tp yg nawarin rada khawatir kl saya ga diijinin sm yayang jdnya saya diplot ke Palu. Hehehe memang sih, ke Palu pun waktu si mas dikasi tau reaksinya gini.. “What! Ngapain??!!”.. hehe maap ya yang, cewekmu mo berpetualang dulu hahaha

Ya udah singkat cerita Jumat pagi saya take off menuju Palu, sempat transit sebentar di Surabaya. Perjalanan Alhamdulillah lancar, cuaca bagus, kurang lebih 2,5 jam dari Jakarta. Malam keberangkatan sebenarnya saya demam, badan panas sekali, krn malem sebelumnya saya lembur di kantor sampe jam 2 pagi dan paginya udah ngantor lg, badan rasanya capek sekali. Alhamdulillah bangun pagi sambil packing badan rasanya enakan, ga demam, mgkn krn waktu tidurnya cukup lama.

Palu, ibukota propinsi Sulawesi Tengah. Kalo diliat dari peta, posisinya unik sekali, diapit teluk dan laut. Sebelum mendarat saya melihat daratan Sulawesi yang dipenuhi bukit hijau dan pohon kelapa. Ah jd teringat lagu jaman dulu, Rayuan Pulau Kelapa, sambil berandai-andai barangkali nanti saya bisa main ke pantai sambil duduk di ayunan dan minum air kelapa. Huaahhhh bnr2 perjalanan yg menyenangkan!

Sul Teng dari atas

Sul Teng dari atas

Sampe di Palu saya langsung diajak makan Ayam Goreng Celebes. Ayam yg dibumbuin kecap lalu digoreng, sambil meresap manisnya jus markisa, maknyus! Setelah itu sosialisasi langsung dimulai oleh rekan saya yang menyampaikan presentasi mewakili divisinya sbg owner proyek ini.

Pengalaman Mengajar Pertama Kali

Keesokan harinya, giliran saya yang menyampaikan materi. Sebelum berangkat, saya dan rekan saya memang telah sepakat untuk berbagi materi. Karena berlatar belakang IT maka saya mengajar hal2 teknis seperti penggunaan EDC, setup modem, instalasi perangkat dan lain sebagainya. Pertama kali saya grogi sekali tp Alhamdulillah groginya lgs hilang. Mungkin krn saya melihat semangat peserta dari uni kerja yg saya sebut diatas, yg rela menempuh jarak ratusan kilometer, puluhan jam, demi mengikuti sosialisasi ini. Mereka, rela menunggu kedatangan kami dari 2 hari sebelumnya, bahkan sempat merasakan tinggal di hotel yg nyamuknya Naudzubillah Min Dzalik. Kebetulan acara kami bertepatan dengan acara Pemda setempat yg mengumpulkan walikota se-Indonesia Timur sehingga hotel bintang 3 pun fully booked. Ah, terharu sekali rasanya mendengar cerita para peserta.

Meski istilah mengajar identik dengan bayaran perjam tp saya sadar untuk kegiatan ini saya ga dibayar krn tujuan dinas saya adalah implementasi, yg disertai sosialiasi. Apakah saya kemudian menjadi setengah2? Hohohoho dengan bangga saya bilang TIDAK! I’m so excited! Anda tau rasanya membagi ilmu, sharing hal2 yg kita ketahuin kepada orang2 yg ga tau, even hal2 simpel seperti create password, create user, install printer, modem, dsbnya? Perasaannya adalah bnr2 bahagia. Yup, saya bahagia sekali!. Saya telah mempersiapkan materi pengajaran saya. Namun saya ga pingin peserta didik hanya duduk mendengarkan apa yg saya sampaikan, saya ingin mereka lgs mempraktekan, di depan peserta yg lain. Dan tak terasa, kegiatan menjadi lebih menyenangkan, santai, saya merasa seperti menjadi pelatih kursus komputer hahaha. Bahkan saking asyiknya saya sampe lupa makan siang krn begitu waktunya makan siang, anak didik saya masih bergantian mencoba bahan ajaran saya, dan saya mesti ada disana. Bisa sebenarnya saya nyambi sambil makan tp entahlah, saya hanya malas makan sambil tangan digerakin ke layar projector manakala ada peserta yg mengalami kesulitan.

Ternyata konsep mengajar saya yg seperti ini ada manfaatnya loh. Karena ga semua manual yg saya ajarkan berjalan dengan mulus. Kondisi yang ada di manual, yg dibuat oleh rekan2 dari Kantor Pusat, adalah kondisi ideal. Ada hal2 yg membuat itu tidak bisa dilakukan, dan dengan praktek ini, kami menemukan tips dan trik untuk mengatasi itu. Setiap ada hal2 seperti itu saya dengan semangat akan langsung menjelaskan kepada peserta, kenapa begini kenapa begitu, kemudian harus begini supaya begitu bla bla bla. Ketika sore menjelang, saya bertanya kepada peserta terutama yg jaraknya ratusan kilometer dari Palu, apakah masih mau meneruskan mengikuti krn saya khawatir mereka kecapekan nanti, seorang bapak dari Toli-Toli  dengan semangat berkata, akan terus mengikuti saya sampe selesai. Duh terharu sekali. Tanpa terasa kegiatan mengajar saya yg pertama kali ini selesai pada pukul 9 malam. Bahagia.. bahagia.. bahagia sekali, ga ada capek2nya, meski suara menjadi sedikit serak tp saya bahagia.

jembatan kuning

Di Jembatan Kuning, Landmark Kota Palu

Sekali lagi saya mesti mengucapkan terimakasih sebesar2nya kepada Allah SWT yg telah mengatur jalan hidup saya seperti ini. Dulu waktu tamat SMP saya sempat kecewa krn ga bisa masuk Sekolah Menengah Farmasi krn kemudaan. Tamat SMA saya jg sempat kecewa ga bs masuk Teknik Pertambangan krn ga dibolehin sehingga akhirnya memilih Teknik Elektro. Setelah tamat dan diterima di BRI sebagai staf IT saya sempat kecewa krn ga ditempatin di bagian yg sesuai sm background saya yg dari arus kuat. Saya jg sempat kecewa krn saya mestinya ditempatin di bagian QA tp ga jadi krn dituker sm temen saya sehingga saya gabung di Data Centre yg notabene semua stafnya cowok. Menyesalkah saya, tentu saja tidak krn dibalik itu semua, Allah SWT telah menyiapkan jalannya buat saya. Di Data Centre saya nemuin pujaan hati yg rela resign demi hubungan kami. Di Data Centre saya yg pemula IT mau ga mau mesti belajar banyak ttg IT krn kerjaan saya sehari2 berhubungan dengan itu. Dan ketika sekarang saya telah pindah jalur karir dari Staf IT menjadi Staf Umum, ilmu tsb bisa saya gunakan untuk mengajari bapak2 dan ibu2 peserta kali ini, manakali mengalami kesulitan. Simple keliatannya tp bagi meraka, wow, they’re all excited sekali. I’m so happy!

Di Teluk Palu

Di Teluk Palu

Hehehe udah dulu ah ceritanya, nanti dilanjut lg :wink:

Kembali Pulang…

Hi!Hi!
Lama ya saya ga ngupdate..
Baiklah.. Saya mulai tulisan saya dengan..
”I’m back to BRI!”

Well, bukan berarti saya ga cinta sm anak perusahaan yg menampung saya selama 5 bulan ini ya..
Bukan, bukan itu..
The reason is, my boyfriend is officially resign from BRI.
Krn si mas keterima di sebuah perusahaan swasta, jd sesuai kesepakatan bersama, saya mesti balik ke BRI. Alhamdulillah, proses baliknya berjalan lancar. Atasan saya di anak perusahaan mendukung dan disini ada divisi yang menerima saya. Thanks God!

Perasaannya gmn Ida bisa balik?
Very happy tentu saja. Ga naik angkot lg, ga nyebrang 2 jembatan tinggi, ga perlu berpanas2 ria. Sedihnya ya itu, saya berpisah sm tmn2 saya disana, ga bisa maem tekwan yg di depan ktr ICON, ga bs maem telur ceplok di Roda Hidup, hah kl soal makanan gini kok saya malah jd mellow ya hahaha dasar!

Cheers!

Dijewer…

Semalam saat saya baru keluar dari pagar rumah krn mo makan bareng si mas, saya dikagetkan dgn kemunculan tiba2 seorang bapak separuh baya yang menyodorkan kotak makanannya ke saya.

mbak.. tolong.. beri saya nasi buat makan besok.. saya cuma butuh nasi mbak..

I was shocked!

Shock krn barusan saya membuang nasi yg udah saya masak dr pagi tapi krn mood makan saya lg ga jelas akhirnya si nasi terbuang ke tong sampah. Dan parahnya lg hal ini juga saya lakuin kemaren. Ga cuman nasi, saya juga sering membuang buah potong yg udah saya siapin buat ngemil di kantor tp krn keasikan kerja lupa dimakan, trus saya juga sering membuang roti atau kue (pada dasarnya saya kurang suka makanan sejenis roti atau kue tp tiap ada jatah dr kantor, entah dibawain vendor atau rapat, saya selalu ga mo kalah ikutan ngambil, hah dasar!)

Duh Gusti..

Disaat org laen kelaparan, saya malah membuang2 makanan..

Si Bapak yg tb2 menghampiri ini, membuat saya merasa bersalah sekali. Untungnya si mas sigap dan lgs ngeluarin uang dr dompetnya buat si Bapak.

Terimakasih mas mbak.. uangnya bisa saya pake buat makan 5 hari.. mudah2an rejekinya dibanyakin..

si Bapak bahkan tetep ngikutin kami sampe ke depan gang sambil tak henti2nya ngucapin terimakasih.

Ya Allah, mudah2an ga ada lg org kesusahan dan kelaparan di dunia ini..

Allah bnr2 sayang dengan saya. Dia selalu ngingetin saya dengan berbagai cara. Di saat saya tanpa perasaan berdosa membuang2 makanan, dikirimkanlah seorang papa, seseorang yg ga mampu bahkan untuk membeli nasi putih. Sepintas saya liat org ini tidak seperti pengemis, badannya masih sehat, barangkali ia terlalu lelah mencari sesuap nasi sehingga terpaksa meminta2, saya tidak tahu. Atau barangkali ia malaikat yg menyamar, yg dikirim oleh Allah untuk ngingetin saya. Wallahualam.

Java Jazz Festival 2009

Saya tuh penyuka musik, pop music terutama. Mulai dari Mariah Carey, Whitney Houston, Celline Dion, Shania Twain sampe ke boyband kyk Westlife, BSB, NSYNC, dll. Kalo musik dangdut gimana Ida? yaaaa sedikit suka tp untuk case2 tertentu saja.. misal, kl lg mellow krn bosen jd anak kos saya mendendangkan lagunya Caca Handika yg “makan makan sendiri.. masak masak sendiri.. tidur tidur sendiri.. semua serba sendiri.. ”

Musik Jazz? hmmm… sebenernya saya bukan penyuka musik Jazz meski bbrp nama legenda Jazz saya tau kyk Peabo Bryson, Brian McKnight, Dave Kozz, yg notabene aliran musik mereka ga nge-jazz bangetla menurut saya, malah lebih ngepop.

Nah, ga ada angin ga ada hujan tiba2 jumat sore kemaren salah satu temen saya ngasi ini nih..

Tiket Java Jazz 2009
Tiket Java Jazz 2009

waduh baik  banget kan ya temen saya.. *mulai nyanyi.. thats what friends are fooooorrr…

Singkat cerita, malemnya saya ngatur jadwal sm si mas. Jam 11 kami janji ketemuan di ITC Kuningan krn si mas mo beli frame kacamata baru buat ngganti framenya yg patah. Sekitar jam 2 siang kami lgs meluncur ke JCC buat ngeliat yg kayak gimana sih Java Jazz Festival itu. Baru nyampe calo2 tiket udah nawarin. Bukan buat nawarin tiket tp mo mbeli tiket!. Kt bapak2 calonya gini.. “neng.. neng.. ada kelebihan tiket? kl ada sini saya beli..” heh?! tau gini kmrn mestinya jatah 4 tiket saya ambil aja semua yak, kan lumayan. 4 kali 350rb = 1,4jt! hehehe dasar otak duit  :mrgreen:

Tp engga ah, sebagai salah satu penikmat musik, -meski saya ga begitu ngerti Jazz-, saya mesti masuk, at least saya menghormati teman saya yg telah berbaik hati memberikan tiket ini. Lumayan kok, di dalem saya bisa ndengerin vokalnya Bertha (saya dulu inget banget waktu musimnya AFI, nih ibu jd guru vokalnya), her voice is sooo keren.. vibrasinya mantep abis, cool!. Trus saya juga bs ngeliat Arumba Udjo feat Candil. Arumba Udjo ini grup musik yg campur2 angklung gt deh, live performance-nya keren juga. Trus saya juga bisa ngeliat aksi drumnya si Aksan Syuman. Meski saya ga begitu ngeh sm musik yg dibawain tp paling ga saya tau kl yg namanya Aksan Syuman aslinya guanteng buanget hahaha  *dijitak sm si mas  :mrgreen:

Foto di wallpapernya JJF 2009
Foto di wallpapernya JJF 2009

Oh iya, krn saya baca kl pengunjung ga diperkenankan bw kamera jadinya ya saya ga bawa. Alhasil foto2 di dalem dilakuin dengan kamera hp. Ya lumayan deh buat kenang2an. Cuma herannya kok banyak yg bs bw kamera ya, pdhl waktu masuk tas kt diperiksain loh. *msh tanda tanya sampe sekarang*

Sebenernya di hari yg sama ada special show dr Jason Mraz. Jujur saya ga tau siapa si Jason Mraz ini tp pas dengerin cdnya di stand Warner Music saya baru ngeh kl lagu I’m Yours yg biasa dinyanyiin sm Ari, tmn di ktr yg lama, adalah lagunya Jason Mraz. Whoala pantesan kok terkenal banget yg namanya Jason Mraz sampe cewek2 rela ngantri di depan Plennary Hall bbrp jam sebelum show dimulai, meski untuk itu mereka mesti bayar lg tiket tambahan untuk ntn Special Show ini. Buat saya pribadi, merogoh kocek sampe 1 juta untuk ngeliat cowok cute asal amrik ini, hmmm… engga dulu deh. Di sebelah saya udah ada the cutest boy yg bs saya liatin sampe puas for free hahaha!! *ngelirik si mas*  :mrgreen:

Yaaaa ga ntn Jason Mraz minimal foto bareng doski udah alhamdulillah deh hehehe…

With Jason Mraz
With Jason Mraz

Cheers!!

Ke Ostrali?? sumpe lo!!

Buset!! lama2 bulukan jg nih blog.. Kemana sih orangnya? *clingak-clinguk
Gimana ya.. hbs ultah kemaren saya kok capek banget ya… kecapekan beneran sm kecapekan mikir.. Mikir apa sih Da? mikir kira2 saya kapan kawinnya yak hahaha :lol:

Gini gini.. daripada ga pernah diupdate, saya mo cerita mimpi saya tadi pagi aja.. Iya, secara hari ini hr minggu.. sah2 aja dunk hbs subuhan tidur lg hehehe..

Alkisah….
Ga tau kenapa tiba2 saya udah di bandara sm 2 tmn ktr saya, Wulan dan Debby. Dan tau ga kami mo kemana? Australia!! cihui! seneng banget saya bisa jalan2 ke negeri kangguru. And you know what dalam rombongan kami ada siapa lagi? Tante Titiek Puspa! gilaaa keren banget deh SPJ kali ini, jgn2 kami, cew2 manis se-BRI, diajak sm Tante Titiek buat nari jaipong disana hihihi..

Ga tau kenapa lg tau2 saya udah di pesawat dan udah berada di atas negeri yg namanya Australia. Dari dalam pesawat saya bisa ngeliat daratannya. But hey, wait a minute! daratan apa nih?? kok lautan semua sih? Iya, jd inget filmnya Kevin Costner yg Water World, persis banget dah. Segalanya berada di atas laut, tapi keren banget, ada jembatan yg lg mo dibangun di atas laut, ada gedung2 bertingkat di atas laut, ada kincir angin yg melayang2 di atas laut (gila ya, sampe di mimpi pun saya msh bisa mikir: ini gimana caranya ya kincir angin bisa melayang di atas laut, disangkutin kemana tuh? langit?!.. hmmm.. saking canggihnya orang disini mungkin aja kincir anginnya dibuat dr bahan super duper ringan jd bisa melayang ya..*terpukau berat.. terpukau atau sayanya yg oon ya hehehe*)

Singkat cerita, saya udah di nyampe di daratan Australia, kali ini bnr2 daratan. Seneng banget saya.. apalagi ada yg jualan jilbab disana! Lagi bengong gitu tiba2 temen saya teriak manggil saya krn kt mesti segera ke TKP. Buset, saya yg masih ngeliat2 dagangan jilbab disini lgs menghampiri tmn2 saya. Dan tau ga kita naik apa buat nuju tuh TKP? kita naik OJEK!! hahaha sumpah ngawur banget deh mimpi saya kali ini. Naik ojek di Ostrali? haduuhh keren banget ga sih saya.. jauh2 ke Ostrali masih nemuin pedagang jilbab yg kyk di tanah abang.. masih nemuin abang ojek..

Lagi muter2 nyari TKP, saya sempet ngeliat pelangi di atas langit.. whuuuaaa keren banget, sayang saya ga bisa foto2 krn lg di atas ojek.. but hey.. ada yg aneh sm pelanginya.. *ngucek2 mata
kok di deket pelangi ada tulisan GAGAL PERTAMAX!
arrgghhhhh…. saya kebanyakan ngaskus!

Today is my birthday

Hari ini saya ulang tahun yg ke 26. Huh, waktu kok cepet banget berlalu.. rasanya baru kemaren saya semangat 45 melahap buku2 soal demi ndapetin bangku di PTN. Eh tau2 udah 26. Perjalanan hidup ga ada yg tau. Krn kuliah di Teknik, dari dulu saya ga pernah bercita2 kerja di Bank, bahkan sewaktu magang di Pusri dulu, tmn2 saya yg dr Ekonomi semuanya bercita2 kerja di Bank, sementara saya.. yaaaa ga jauh2 dr PLN ato Telkom. Eh ga dinyana selepas magang saya malah nyemplung di perbankan. Memang disini saya kerjanya di unit kerja kantor pusat yg ga jauh dari background saya yg anak elektro tp tetep aja kl org2 nanya..
org2 : “kerja dimana?
saya : “Bank
org2: “weleh.. asik dunk kerjanya ngitung duit..
saya: “Maksut loh??!!
See what i mean, bank identik dgn uang, pdhl boro2 ngitung uang, ngeliat uang satu milyar aja saya blm pernah.. yaaa pernah sih waktu saya magang di Kantor Cabang dulu tp hey.. that wasnt my money! lagian emang enak ngitungin duit atu2, apa gunanya mesin penghitung uang kl gitu.. Loh loh kok ini malah ngelantur kemana2 hehehe

Sama seperti tahun sebelumnya, ga ada perayaan khusus di hari jadi ini.. saya ga begitu excited dgn hari ultah, bagi saya bertambah umur = berkurang waktu hidup di dunia, semakin mendekat dgn alam abadi.. Harapan saya tahun ini adalah saya bisa segera nikah, membentuk keluarga kecil yg bahagia. Sayang jalan buat kesana masih kebentur sm problem yg sama.. Duh Tuhan, segera bukakan jalan ini..

Hari Pertama

Layaknya seorang anak kecil yg pertama kali pergi ke sekolah.. beginilah saya hari ini..

Nyiapin blazer terbaik yg saya punya krn yess ini hari pertama saya di tempat baru. Ternyata tempat kerja saya yg baru bener2 beda dgn yg lama, disini ga ada suara telpon krang kring yg biasanya saya dengar, ga ada yg bertanya2 knp bisa begini knp bisa begitu, ga ada yg nyalain musik kencang, ga ada yg hilir mudik mondar mandir di depan meja saya.. ah, it’s totally different.

Pagi td saya sowan ke bbrp rekan kerja disini, saya pun segera akrab dgn mereka dan diajak ke peresmian tempat baru di Menara Jamsostek. Tempatnya keren menurut saya, terletak di lantai 24 dgn segala sesuatunya serba baru. Selain itu semangat org2nya jg saya acungin jempol deh. Mulai dr jajaran direksi sampe ke level staf semuanya sumringah, well.. hope it will be forever.

One thing yg bikin saya semangat dgn kepindahan saya ke tempat yg baru adalah.. pacar saya jd lebih perhatian sm saya.. hahaha emang dulu ga pernah perhatian? yaaa perhatian sih tp kadarnya ga kyk sekarang. Keliatannya ada sedikit rasa bersalah di benak pacar saya krn kepindahan ini but honey.. dont be affraid, i’ll be fine oke.. Just finding it as soon as possible then marry me!! hahaha *maksa.com  :mrgreen:

Oh iya, disini jg semuanya bernuansa islami loh.. Kl dulu saya kl di ktr sholat dzuhur dan asharnya suka rada telat, nah disini engga.. ngeliat org2 yg selalu sholat di awal waktu saya pun jd ikut2an. Yup, Allah SWT sayang sekali sm saya, ketika Ia melihat saya mulai lengah, terlalu sibuk dgn urusan duniawi diaturlah olehNya kepindahan ini. Padahal kl saya ga pindah mestinya minggu ini saya ke Denpasar, sebulan 2 kali saya ikut lembur Crash Program yg bayarannya lumayan, trus saya kl lg bosen bisa berdiri sebentar dan ngintipin pangeran hati dr kaca di depan kubikel saya sambil mbatin.. “hah, gantengnya pacarku, i’m the luckiest girl”. Sombong sekali saya dengan kondisi2 di atas tp Allah, Ia mengingatkan saya.. mengatur kepindahan ini supaya saya ga takabur.. I love you Allah..

Akhirnya datang juga…

Well…
Saya ga pernah menyangka akhirnya SK Mutasi saya ke unit kerja yg baru akhirnya keluar. Saya ga tahu mesti sedih ato hepi dengan kenyataan ini.. Sedih krn mesti ninggalin semua teman2 dan rekan kerja saya di sini, ninggalin semua kenyamanan yg telah saya dapat. Sedih krn ternyata kepindahan saya ini ternyata ga bisa bikin saya segera berkeluarga. Sedih krn saya udah terlanjur akrab sama org2 disini, udah seperti keluarga sendiri, saya ga bisa mbayangin akan seperti apa lingkungan kerja saya disana nanti. Pfuhhhh…
Kalo dilihat ke belakang, alasan kenapa saya dimutasi krn saya sendiri yg minta, keputusan yg tergesa2 tp ya sudahlah, mungkin ini udah jalan hidup saya.. Di tempat yg baru, saya berharap sekali bisa menemukan keluarga yg baru, yg org2nya seceria tmn2 saya disini, yg suasana kerjanya selalu ramai, ga sunyi senyap seperti kuburan. Guys.. i’m gonna miss you all..

Habis ngikutin upacara dlm rangka ultah ktr

Habis ngikutin upacara dlm rangka ultah ktr

Kyknya baru kemaren saya nginjakin kaki di sini, 29 Desember 2005..

Dlm rangka Hari Ibu - 22 Desember 2006

Dlm rangka Hari Ibu - 22 Desember 2006

Ini temen2 seangkatan saya.. PPS IT 2…

Outbond PPS IT 2, Ciloto - November 2005

Outbond PPS IT 2, Ciloto - November 2005

Udah ah jd mo nangis nih..

dufan = tanah abang??

ALOHA!!!
Hai hai hai…!!
Whuaaaaa rasanya lama sekali ga nulis disini *perasaan dr dulu ngemengnya jg gitu lo Da, dasar males! hehehe… Gimana ya, akhir tahun ini di kantor sibuk banget, kadang2 saya mesti lembur sampe jam 4 pagi.. Tuh kan… terlalu sadis cara perusahaan memperlakukan saya.. *mulai nyanyiin lagu mantan saya, Afghan… Hehehe engga ding, apapun saya lakuin demi perusahaan tercinta.. disuruh ke Pontianak saya mau.. disuruh ke Denpasar saya mau.. disuruh ke Yogya saya juga ga nolak.. hehehe dasarrrr! :mrgreen:

Btw tanggal 16 Desember kmrn perusahaan saya ultah yg ke 113.. kl diibaratin laki2, udah aki2 kali yaaa… Happy Birthday my dearest company.. we love you so much.. May you always be tough in every condition.. May you always be the numero uno.. May you always be blessed by God. May you always share the profit you have to us alias bagi2 bonus hahaha.. dasar pekerja mata duitan! :mrgreen:

Bertepatan dgn ultah kmrn, saya sekali lg ke Denpasar.. uhuyyy senangnya bisa mlaku-mlaku lg.. Eitttss jangan dikira saya disana kerjanya muter2in Kuta ato nongkrong di Discovery ya.. saya disana kerja dari pagi sampe malem.. huhuhuhu nasib.. nasib.. tnyt pas sampe disana ga sesuai dgn yg di-schedulin. Kirain hari pertama langsung kelar ternyata whoala.. saya mesti pulang malam selama 3 hari! nongkrong di ruang server yg dinginnya minta ampun! Busyet dah, untung vaseline sm lip balm ga ketinggalan, lumayan buat ngatasin kulit kering.

Balik ke Jakarta saya langsung disibukin sm kedatangan adik saya yg paling kecil, Maudi. Daripada di rumah bengong sendiri ya saya suruh aja maen ke kos saya di Jakarta. Thanks buat Lion, kru nya baik sekali, adik saya dijagain sampe saya dateng ngejemput. Pinginnya sih ngajak ke Dufan tp gmn ya, balik dr Denpasar saya diserang demam dan flu, sampe skrg pun flunya msh belum sembuh, terkadang bindeng, ga enak banget. Untungnya adik saya ga cerewet, saya bujukin aja.. “dek.. dek.. drpada ke Dufan, jauh.. mending ke Tanah Abang aja.. deket..“.. hehehe dasar kakak yg malas saya ini.. wis gpp, anaknya ga komplain.. jadilah kmrn saya ajakin ke Tanah Abang, bsk ke Blok M, bsknya lg Monas.. 2 hari yg lalu saya ajakin kondangan ke Taman Mini, naik macem2 jenis angkutan, ya busway, ya angkot, ya metromini, ya taksi.. pulangnya mampir ke tempat sodara di Ciganjur.. Balik balik adek saya bilang gini.. “Ayuk.. (mbak)… laen kali kt ga usah jalan2 jauh lg ya.. capek..“.. hihihihi.. ntar ya Dek, doaiin ayuk cepet kaya, nanti kemana2 naik kendaraan sendiri. Amiiiinnnn. :smile:

« Older entries